JapanTokyo, LiputanIslam.com — Jepang akhirnya secara resmi memberlakukan pelarangan atas kepemilikan benda-benda pornografi anak-anak. Dalam peraturan tersebut setiap kepemilikan benda-benda atau gambar-gambar pornografi anak-anak akan menghadapi ancaman penjara selama setahun atau denda $10.000.

Jepang adalah salah satu negara tertinggi dalam eksploitasi seksual terhadap anak-anak, terkenal dengan komik seksnya yang dikenal dengan nama “manga”.

Larangan ini menghakhiri status Jepang sebagai satu-satunya negara di antara 34 negara anggota OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) yang membiarkan pornografi anak-anak.

Para pengamat politik menyebutkan adanya perlawanan dari sejumlah seniman “manga”, artis, penggiat HAM dan penerbit.

Asosiasi penerbit Jepang yang mewakili 90 perusahaan penerbitan memposting pernyataan di situs resmi mereka awal Juni lalu, menyebut larangan tersebut sebagai “tekanan” terhadap budaya seni dan penerbitan Jepang.

Angka kejahatan terkait dengan pornografi anak-anak relatif tinggi di Jepang. Polisi menemukan 1.644 kasus kejahatan serupa tahun lalu di Jepang. Angka tersebut 10 x lipat satu dekade sebelumnya. Lebih dari separoh dari kasus itu meliputi penjualan atau pertukaran gambar-gambar porno anak-anak melalui internet.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL