strauss kahnParis, LiputanIslam.com — Seorang jaksa Perancis menyerukan pembebasan bagi mantan Direktur IMF dari dakwaan kejahatan perbuatan asusila.

Seperti dilaporkan BBC News, Selasa (17/2) petang, Jaksa wilayah Lille mengatakan bahwa baik keseluruhan penyelidikan maupun bukti-bukti yang dihadirkan dalam persidangan menunjukkan bahwa Kahn tidak bersalah.

Strauss-Kahn selalu menolak tuduhan ia mengetahui bahwa wanita-wanita yang terlibat hubungan sek dengannya adalah para pelacur. Jika terbukti Kahn  mengetahui perpelacuran itu, atau bahkan mengorganisirnya, maka ia terancam hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda senilai sekitar Rp 20 miliar.

Masalahnya adalah pembuktian, minimal bahwa Kahn mengetahui wanita yang berhubungan dengannya adalah pelacur. Dan untuk membuktikan hal itu tentu bukan pekerjaan yang mudah, demikian BBC News menyebutkan.

Sebelumnya 5 orang dari 6 saksi, 4 di antaranya pelacur dan seorang teman Kahn, membantah dakwaan terhadap Kahn.

Pengadilan atas Kahn telah berlangsung selama 3 minggu. Sebelumnya Kahn telah terlibat dalam sejumlah kasus asusila, termasuk perkosaan dan percobaan perkosaan. Pada tahun 2011 ia ditangkap polisi New York setelah dituduh melakukan perkosaan terhadap seorang pelayan hotel Sofitel New York. Namun ia dibebaskan setelah korbannya dianggap memberikan keterangan palsu, meski bukti-bukti menunjukkan perbuatan perkosaan tersebut.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL