Washington, LiputanIslam.com—Ibu negara AS Melania Trump mengecam kebijakan suaminya dalam memisahkan anak-anak imigran dari orangtua mereka di perbatasan Amerika Selatan.

Ia mengaku “tidak suka melihat anak-anak dipisahkan dari keluarga mereka.”

Pernyataan ini disampaikan Melania pada Minggu (17/6/18) melalui juru bicaranya di tengah kontroversi kebijakan pemerintah Trump kepada imigran tak terdokumentasi yang masuk melalui perbatasan Amerika Selatan.

“Mrs. Trump tidak suka melihat anak-anak dipisahkan dari keluarga mereka dan berharap kedua pihak dapat bersama-sama mencapai reformasi imigrasi yang sukses,” kta jubirnya, Stephanie Grisham, kepada CNN.

“Beliau percaya kta butuh sebuah negara yang mengikuti aturan, namun juga negara yang memerintah dengan hati,” tambahnya.

Melania Trump, who has made helping children the crux of her official “Be Best” platform as first lady, has yet to discuss the state of families and immigration.

Pada Jumat lalu, Presiden Donald Trump membela kebijakannya itu dengan menyalahkannya kepada para anggota parlemen di partai Demokrat.

“Saya tidak suka anak-anak dibawa pergi [dari orangtua mereka]. Anggota Demokrat harus mengubah undang-undang mereka. Itu undang-undang yang mereka buat,” katanya kepada wartawan di Gedung Putih.

Namun demikian, klaim Trump tersebut salah kaprah karena tidak ada satu pun undang-undang AS yang mengamatkan pemisahan anak-anak dari orangtua mereka yang masuk ke Amerika secara ilegal.

Menurut data dari Departemen Keamanan Dalam Negeri, terdapat hampir 2.000 anak-anak imigran yang dipisahkan dari keluarga mereka dalam jangka waktu 6 minggu dari April sampai Mei. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*