istri menteri indiaNew Delhi, LiputanIslam.com — Polisi India menyatakan kematian istri mantan menteri Shashi Tharoor sebagai pembunuhan, hampir setahun setelah jenasahnya ditemukan di sebuah kamar hotal.

“Kematian Sunanda Pushkar tidak wajar dan diakibatkan oleh racun,” kata Kepala Polisi New Delhi BS Bassi sebagaimana dilansir BBC News, Rabu (7/1).

Keterangan ini bertentangan dengan keterangan dokter yang awalnya menyebut kematian tersebut diakibatkan oleh “overdosis” obat-obatan.

Shashi Tharoor, anggota parlemen dari Partai Congress dan mantan menteri sumber daya manusia dalam pemerintahan PM Manmohan Singh itu menikahi pebisnis wanita itu tahun 2010. Ia mangaku terkejut dengan kabar itu.

“Tidak perlu dikatakan, saya sangat cemas melihat kasus ini diselidiki secara menyeluruh dan terus meyakinkan kepada polisi tentang kesediaan saya untuk bekerjasama secara penuh,” kata Tharoor dalam sebuah pernyataan.

“Meski kami tidak pernah berfikir negatif tentang kematian istri saya, kami semua ingin penyelidikan yang komprehensif bisa dilakukan dan kebenaran bisa diungkapkan,” tambahnya.

BS Bassi mengatakan bahwa polisi telah mendapatkan laporan terakhir dari para dokter yang menyatakan bahwa Pushkar telah diracun.

“Racun itu bisa dimasukkan melalui mulut atau diinjeksi. Untuk selanjutnya kami telah memutuskan untuk mencatatnya sebagai kasus pembunuhan,” kata Bassi.

Namun masih belum jelas racun apakah yang telah menewaskan Pushkar dan seberapa banyak ia telah menerima racun itu. Polisi juga belum menemukan motif di balik pembunuhan itu.

Pushkar ditemukan tewas dalam sebuah kamar hotel mewah di New Delhi tanggal 17 Januari 2014 lalu. Ia dan pasangannya sempat terlibat konflik yang dipicu oleh kicauan-kicauan di Twitter sebelum kematian itu. Dalam kicauan itu terungkap adanya hubungan gelap antara Shashi Tharoor dengan seorang jurnalis Pakistan.

Kedua pasangan itu sempat mencoba meredakan ketegangan dengan membuat pernyataan bersama tentang keharmonisan mereka dan menganggap kicauan-kicauan itu tidak berdasar dan mendesak polisi untuk menyelidiki pengirimnya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*