jeroJakarta, LiputanIslam.com–Kasus tuduhan korupsi yang membelit Menteri ESDM Jero Wacik terus bergulir. Triesna Wacik disebut-sebut pernah melakukan transaksi belanja di Swiss. Nilai transaksinya mencapai Rp 1 miliar. Mirisnya, uang yang dibelanjakan diduga berasal dari hasil pemerasan yang dilakukan sang suami.

Triesna juga disebut suka melakukan transaksi menggunakan kartu kredit. Nilai transaksinya juga tidak bisa dibilang sedikit.

Informasi ini diberitakan oleh detikcom, Sabtu (6/9/2014). Saat dikonfirmasi soal kabar Triesna Wacik yang melakukan transaksi belanja di Swiss dan uangnya berasal dari Jero Wacik yang diduga hasil memeras, pihak PPATK tidak membantah, namun juga tidak mau menjelaskan secara detil.

“Dalam LHA (Laporan Hasil Analisis) yang sudah kami berikan ke KPK memang memuat berbagai transaksi mencurigakan milik tersangka. Tercantum juga transaksi tersangka dengan pihak-pihak lain. Transaksi mencurigakan itu juga bisa meliputi keluarga sendiri,” kata Wakil Ketua PPATK, Agus Santoso saat berbincang dengan detikcom.

Jero Wacik hingga kini diberitakan masih shock. Dia sudah mengundurkan diri dari posisinya sebagai Menteri ESDM. Tapi, dia belum mundur dari Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Alasannya, “Mungkin dia shock, nggak nyangka (jadi tersangka),” kata Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan.  Namun Syarief yakin, koleganya itu sudah paham pakta integritas di Partai Demokrat. Perjanjian itu mengharuskan kadernya untuk mundur jika terserat kasus hukum.

Jero jadi tersangka pemerasan dengan nominal uang Rp 9,9 miliar. Sejumlah pihak sudah diperiksa dalam penyelidikan kasus ini, termasuk istri dan anaknya.

Pada Kamis (4/9/2014) Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan pihaknya sudah menelisik transaksi keuangan Jero Wacik sejak lama. PPATK menemukan adanya transaksi mencurigakan yang dilakukan Jero dalam jumlah besar dan terindikasi pencucian uang.

“Dalam proses penyelidikan, KPK sudah meminta inquiry ke PPATK dan PPATK sudah menyampaikan LHA tersangka tersebut kepada KPK beberapa waktu yang lalu,” kata Wakil Ketua PPATK, Agus Santoso. Menurut Agus, dalam laporan yang telah diserahkan ke KPK terlihat ada transaksi mencurigakan dalam jumlah besar yang dilakukan Jero melalui rekeningnya. Ada indikasi, Menteri ESDM itu telah melakukan pencucian uang.(dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL