andrewLondon, LiputanIslam.com — Istana Buckingham membantah keterlibatan Pangeran Andrew dalam kasus pelanggaran seksual terhadap anak-anak di bawah umur, setelah sebuah pengadilan AS menyebutkan namanya dalam kasus tersebut.

Sebagaimana dilaporkan BBC News, Seorang wanita yang mengajukan tuntutan di Pengadilan Florida menyebutkan nama Pangeran Andrew telah beberapa kali melakukan hubungan seks ilegal terhadap dirinya setelah ia dipaksa oleh pengusaha Jeffery Epstein untuk melayaninya.

Ia mengklaim bahwa antara tahun 1999 hingga 2002 ia telah dipaksa oleh Epstein untuk melayani sanga pangeran, saat usianya masih di bawah umur.

Istana Buckingham menolak berkomentar secara mendetil atas kasus yang kini tengah berjalan di AS itu.

“Ini terkait dengan proses hukum yang tengah berlangsung lama di AS, dimana Pangeran Duke of York tidak terlibat di dalamnya,” kata jubir istana kepada pers, Jumat (2/1).

“Kami tidak akan berkomentar secara detil. Namun untuk tidak menimbulkan kesalahfahaman, setiap tuduhan tindakan tidak patut terhadap anak-anak adalah tidak benar,” tambahnya.

Kasus ini telah berlangsung sejak tahun 2011 dengan tersangka utamanya pengusaha keturunan yahudi Jeffrey Epstein yang telah dipenjara selama 18 bulan karena kasus pelanggaran seksual terhadap anak di bawah umur. Ketika kasus ini mencuat, Pangeran Andrew membuat pengakuan telah memiliki hubungan dengan Jeffrey Epstein dan menyatakan permintaan ma’af kepada publik atas hubungan itu.

Dalam dokumen-dokumen pengadilan, untuk pertama kalinya seorang wanita yang tidak disebutkan namanya mengklaim telah melakukan hubungan seks ilegal dengan Pangeran Andrew sebanyak 3 kali di tiga tempat berbeda. Sebaliknya bagi Istana Buckingham, ini adalah pernyataan pertama terkait dengan kasus ini.

Wanita tersebut juga mengklaim telah berhubungan seks dengan pengacara dan profesor hukum terkenal dari Harvard, Alan Dershowitz, serta sejumlah tokoh penting lainnya, termasuk seorang mantan perdana menteri.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*