Sumber: tribunnews.com

Kukar, LiputanIslam.com– Pemerintah Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara menggelar acara Tenggarong International Folk Art Festival (TIFAF) VII tahun 2019. Acara berlangsung di Stadion Rondong Demang Tenggarong pada 21-29 September 2019.

TIFAF 2019 diikuti perwakilan dari beberapa provinsi di Indonesia dan tujuh negara dari Council of International Organizations Folklore Festival and Folk Art (CIOFF) yakni Srilanka, Thailand, Belanda, Mesir, Rusia, Rumania, dan Timor Leste.

Gubernur Kaltim, Isran Noor dalam pembukaan mengatakan bahwa acara tersebut bukan hanya untuk kemeriahan semata, tetapi ia mengajak segenap masyarakat agar bersama-sama menjaga budaya leluhur. Tradisi dan nilai-nilai budaya harus dilestarikan pada generasi muda.

“Jadi bukan semata-mata mendatangkan orang asing, tapi bagaimana agar budaya dan adat istiadat kita tetap terjaga,” ucapnya.

Baca: Lesbumi: Tanpa Budaya, Suatu Bangsa Akan Mudah Hancur

Menurutnya, Kaltim dapat belajar kepada negara atau daerah lain dalam melestarikan budaya. “Setelah melihat budaya luar, seharusnya wawasan kita bertambah,” ungkapnya. (aw/tribun/medcom).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*