mosqueTepi Barat, LiputanIslam.com—Pemerintah Israel telah memutuskan untuk menutup Masjid Ibrahimi untuk warga Palestina, jamaah Islam, dan pengunjung non-Yahudi selama tujuh hari, yaitu tanggal 3, 4, 9, 12, 18, 19 dan 26 Oktober.

Pihak Israel mengatakan penutupan tersebut ditujukan untuk menjaga keamanan pada waktu Rosh Hashanah (tahun baru Yahudi), Yom Kippur (Hari Penebusan Dosa), Sukkot (Festival Umat Yahudi) and hari libur Simchat.

Yousif Ideis, Menteri Agama Palestina melaporkan belasan penduduk Israel masuk ke halaman masjid pada Minggu malam dan dijaga oleh tentara Israel. Padahal, masjid Ibrahimi adalah situs yang dihormati oleh berbagai agama yaitu Yahudi, Kristen, dan Muslim.

Sementara itu, pemerintah Israel menutup semua jalur masuk antara Jalur Gaza dan Israel, dan juga antara Tepi Barat dan Israel untuk persiapan Rosh Hashanah.

Tentara Israel diketahui secara berkala menekan warga Palestina selama hari libur Yahudi. Pada 25 Februari 1994, setidaknya 29 warga Palestina terbunuh dan 125 lainnya terluka akibat serangan Baruch Goldstein terhadap Muslim Palestina yang sedang berkumpul di Masjid Ibrahimi saat Ramadhan. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL