Tepi Barat, LiputanIslam.com--Tentara Israel kembali menangkap Mohammed Allan, mantan tahanan Palestina yang pernah melakukan aksi mogok makan di penjara Israel untuk memprotes penahanannya yang sewenang-wenang.

Media melaporkan, Allan ditangkap pada Kamis (9/7/17) malam di kawasan pendudukan Tepi Barat.

Agensi mata-mata Israel Shin Bet mengkonfirmasikan bahwa pria 32 tahun dari Einabus itu ditangkap karena menyerukan perlawanan terhadap Zionis.

Pada November 2015, Allan dibebaskan setelah setahun dipenjara di bawah aturan “administratif”, yaitu aturan yang memperbolehkan Israel memenjarakan seorang tersangka tanpa batas waktu.

Pada bulan Juni di tahun yang sama, dia mulai melakukan mogok makan selama dua bulan. Akibatnya, ia sempat mengalami koma dan juga memicu protes dari seluruh kawasan pendudukan Palestina.

Allan diduga sebagai anggota gerakan perlawanan Palestina, Islamic Jihad.

Sebelumnya, ia juga pernah dipenjara dari tahun 2006 sampai 2009 karena membantu orang-orang Palestina yang dicari oleh tentara Israel.

Menurut data dari organisasi HAM tahanan Palestina, Addameer, sampai sekarang terdapat setidaknya 6.500 orang Palestina di penjara Israel, 536 diantaranya ditangkap sewenang-wenang. Para tahanan ini mengaku telah dijadikan target penyerangan dan penyiksaan di penjara Israel. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL