Waed Tamimi (sumber: Middle East Eye)

Tepi Barat, LiputanIslam.com—Saudara laki-laki dari aktivis remaja Palestina Ahed Tamimi, telah ditangkap oleh tentara Israel dalam sebuah razia malam di kawasan pendudukan Tepi Barat.

Keluarga Tamimi melaporkan penangkapan pemuda berumur 21 tahun itu kepada media Middle East Eye (MEE) pada Kamis (10/5/18).

Menurut ayah korban, tentara Israel merazia rumah keluarganya di desa Nabi Salih, Ramallah, dan menangkap Waed Tamimi tanpa penjelasan apapun. Keluarganya mengaku sama sekali tidak tahu di mana Waed dibawa dan ditahan.

“Inilah kebijakan paran penjajah,” kata sang ayah kepada MEE, sembari menilai bahwa penangkapan anaknya itu dilakukan tentara Israel untuk menekan keluarganya.

Menurut pengakuan militer Israel kepada MEE, Waed ditahan karena “terlibat dalam aksi teror populer.”

“Ketika ditanya apakah arti dari ‘aksi teror populer,’ juru bicara militer [Israel] menjawab semacam ‘kerusuhan besar’—sebutan militer  Israel untuk aksi demo Palestina,” tulis MEE dalam laporan mereka.

Waed adalah orang ke-4 dalam keluarga Tamimi yang ditahan di penjara Israel.

Ahed Tamimi sendiri dijatuhi hukuman penjara hanya karena ‘menampar’ seorang tentara Israel.

Setelah penangkapannya itu, dia dielu-elukan sebagai “pahlawan” dan wajah perlawanan warga Palestina terhadap penjajahn Israel.

Ibu Tamimi juga tengah mendekam di penjara karena ‘merekam’ banyak aksi kekerasan tentara Israel. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*