Tel Aviv, LiputanIslam.com—Pusat Penelitian Tahanan Palestina (PPCS) mengeluarkan laporan baru  yang menunjukkan bahwa tantara Israel menahan total 420 orang Palestina selama bulan Februari.

Orang-orang ditahan diantaranya adalah 70 anak remaja dan 22 wanita. Tahanan paling muda berusia 12 tahun bernama Shaker al-Ash’hab dari Yerusalem al-Quds.

PPCS menyebutkan, pengadilan Israel mengeluarkan 88 perintah penahanan administratif selama bulan Februari. Penahanan administratif adalah penahanan tanpa pemeriksaan terlebih dahulu, di mana Israel boleh memenjarakan orang Palestina sampai enam bulan.

Seorang jurnalis bernama Humam Muhammad Hantash dari Tepi Barat, adalah salah satu tahanan yang dikenai penahanan administratif.

Berdasarkan laporan dari organisasi HAM tahanan Palestina Addameer, terhitung sampai bulan Januari lalu terdapat 6.500 orang Palestina yang mendekam di penjara Israel, 536 diantaranya ditahan tanpa alasan. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL