israelTel Aviv, LiputanIslam.com—Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Israel dan mantan Ketua agensi intelejen Shin Bet, Avi Dichter, memperingatkan Tel Aviv agar berhati-hati terkait peran Moscow dalam konflik Suriah. Ia juga mengatakan sikap Rusia di kawasan tersebut bertabrakan dengan kepentingan Israel.

“Perbedaan antara kita dan mereka sangat besar dan meresahkan,” kata Dichter kepada kantor berita Reuters minggu lalu.

Dichter menuturkan bahwa sikap Rusia terhadap Iran, Presiden Suriah Bashar al-Assad, dan kelompok Hezbollah sangat kontras dengan Israel. Mereka tidak melihat Iran dan kawan-kawannya “sebagai ancaman terhadap Israel.”

Rusia, katanya, “melihat Hezbollah secara positif” dan bahkan menyokong bantuan kelompok itu ke pemerintah Suriah untuk melawan Takfiri dan kelompok teroris lain.

“Rusia berpikir dan berlagak seperti kekuatan besar dan sering tidak memedulikan kepentingan Israel,” kata Dichter.

Israel dipercayai telah memberi bantuan militer untuk menjatuhkan Presiden Assad  di Suriah. Kekhawatiran rezim itu meningkat setelah teroris Takfiri mengalami sejumlah kekalahan besar di beberapa bulan terakhir. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL