Israeli_Achzarit_news_009Beirut, LiputanIslam.com — Rezim Israel telah menempatkan pasukannya dalam kondisi siaga tinggi setelah gerakan perlawanan Libanon Hizbullah mengatakan akan membalas terhadap serangan udara Israel atas salah satu basis nya.

Telah ada peningkatan jumlah kendaraan militer di wilayah Palestina yang diduduki dekat perbatasan Lebanon setelah peringatan Hizbollah tersebut.

Sebagaimana diberitakan di situs ini, Hizbollah menyatakan akan “memilih waktu dan tempat serta cara yang tepat untuk membalas” serangan udara Israel atas pangkalan Hizbollah di Desa Janta, dekat perbatasan Suriah, hari Senin (24/2).

Pada hari Rabu (26/2) Hizbollah mengkonfirmasi terjadinya serangan udara Israel itu, namun membantah serangan itu telah menghancurkan pangkalan rudalnya melainkan hanya kerusakan-kerusakan kecil dan tidak menimbulkan korban jiwa.

 

Isu Al Aqsa

Dalam pernyataan hari Rabu tersebut, gerakan perlawanan Libanon Hizbullah juga mengeluarkan pernyataan tentang bentrokan baru antara pasukan Israel dan demonstran Palestina di Kompleks Masjid al Aqsa di Al Quds (Yerussalem) sehari sebelumnya.

Hizbullah memuji rakyat Palestina atas keberaniannya melawan agresi Israel dan memperingatkan bahwa Israel berencana untuk meneror rakyat Palestina dan melakukan yahudisasi kota suci al-Quds (Yerusalem).

Hizbollah juga mengatakan bahwa rezim Israel sedang mencoba untuk mengeksploitasi kondisi politik di wilayah tersebut untuk melaksanakan proyek penghancuran Masjid al-Aqsa.

Gerakan Lebanon juga menyerukan kampanye baru dalam solidaritas dengan rakyat Palestina, mendesak semua negara-negara Arab dan Muslim untuk menjadikan masalah Palestina sebagai perhatian utama mereka.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL