israel-hezbollah-flags-300x225

Sumber foto: www.yalibnan.com

 Beirut, LiputanIslam.com — Israel telah meningkatkan langkah-langkah keamanan di dekat perbatasan Lebanon setelah gerakan perlawanan Libanon Hizbullah bersumpah untuk membalas dendam atas serangan Israel pada salah satu basisnya, seperti yang dilaporkan Press TV.

Militer Israel dilaporkan berada dalam siaga tinggi setelah Hizbullah berjanji untuk menyerang balik Israel atas serangan udara yang melanda salah satu basis Hizbullah di dekat desa Bekaa Valley di sepanjang perbatasan Lebanon dengan Suriah pada tanggal 24 Februari  lalu.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada 26 Februari , Hizbullah mengkonfirmasi serangan itu dan mengatakan, “Hizbullah akan memilih waktu yang tepat dan tempat serta cara yang tepat untuk merespon agresi dari Israel.”

Menyusul pernyataan Hizbullah tersebut, terlihat aktivitas di pemukiman Israel yang terletak tepat di seberang perbatasan selatan Lebanon mulai menyusut. Petani Israel juga diperintahkan untuk menjauh dari daerah perbatasan .

Langkah-langkah keamanan yang diambil oleh Israel dekat perbatasan Lebanon menunjukkan bahwa rezim Zionis Israel menanggapi dengan serius  sumpah Hizbullah. Tel Aviv sadar betul bahwa Hizbullah sangat memegang teguh sumpahnya.

Mengomentari pernyataan terbaru Hizbullah, Tymor Goksel, mantan penasehat Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL), mengatakan kepada Press TV tentang taktik baru Hizbullah adalah, “Meniru kebiasaan Israel yang melakukan serangan lalu mengelak telah melancarkan serangan tersebut atau tidak berkata apa-apa.”

Rezim Tel Aviv belum secara terbuka mengaku bertanggung jawab atas serangan udara baru-baru ini di pangkalan Hizbullah. Sementara itu Presiden Lebanon Michel Sleiman telah menjelaskan bahwa serangan itu merupakan pelanggaran  dari Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701. Dia juga telah menugaskan Kementerian Luar Negeri untuk mengajukan pengaduan atas agresi Israel.

Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1701 yang merupakan gencatan senjata dalam perang 33 hari di Lebanon pada tahun 2006. Resolusi ini seharusnya ditaati oleh Israel dengan tetap menghormati kedaulatan Lebanon. (LiputanIslam.com/AF)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL