Gaza, LiputanIslam.com–Kelompok gerakan perlawanan Palestina, Hamas, melaporkan pemerintah Israel yang menunda kunjungan keluarga bagi tahanan Gaza di  penjara Israel.

Dalam sebuah pernyataan pada Kamis (29/6/17), Hamas mengecam Israel yang “secara mengejutkan” tidak mengizinkan tahanan Gaza manapun untuk bertemu keluarga masing-masing di penjara.

Hamas juga secara tegas menyatakan keputusan Israel ini sebagai “deklarasi parang.”

“Keputusan ini adalah penyataan perang kepada tahanan [Hamas] dan kami tidak akan membiarkannya,” ujar mereka.

Berdasarkan laporan dari website Israel, Ynet, keputusan ini merupakan upaya pemaksaan bagi Hamas untuk membebaskan dua orang Israel yang dipercaya tengah ditahan oleh kelompok ini.

Sementara menurut data dari kelompok HAM tahanan Palestina, Addameer, terdapat kira-kira 6.200 orang Palestina, 320 diantaranya penduduk Gaza dengan latar belakang politik berbeda, tengah dipenjara oleh Israel sejak bulan Mei tahun ini. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL