Tel Aviv,LiputanIslam.com—Keputusan pemerintah Israel untuk membekukan bantuan dana untuk Gaza memicu kekhawatiran di kalangan petugas keamanan Israel. Mereka khawatir, jika keputusan tersebut akan membuat krisis yang selama ini berlangsung antara Palestina dan Israel semakin memburuk.

Kekhawatiran ini diberitakan secara langsung oleh kantor berita Israel Hareetz. Disebutkan juga bahwa petugas keamanan Israel khawatir jika Hamas akan meninggalkan persutujuan damai yang sebelumnya telah disepakati dengan otoritas Israel.

Seperti yang dikutip dari kantor berita memo pada Rabu (9/1), bahwa Qatar telah berjanji untuk memberikan bantuan dana senilai 150 juta dolar ke Gaza selama 6 bulan. Dana bantuan ini nantinya akan digunakan untuk membayar gaji para pegawai pemerintah yang bekerja di sepanjang Jalur Gaza, membiayai listrik, dan membantu pengobatan rakyat Gaza yang terluka akibat aksi Great March of Return.

Pemberian bantuan oleh pemerintah Qatar telah berlangsung selama dua bulan dan mendapatkan kritikan dari para pejabat Israel.(fd/memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*