petani Palestina di Tepi Barat

Tepi Barat, LiputanIslam.com—Arab Group for the Protection of Nature (APN) dan PAN Asia Pacific (PANAP) baru-baru ini melakukan investigasi yang menunjukkan bahwa pemerintah Israel telah memfasilitasi perdagangan ilegal dan memproduksi pestisida berbahaya di kawasan pendudukan Palestina di Tepi Barat.

Pemerintah Palestina sendiri sebelumnya telah memblokir sejumlah produk pestisida beracun yang dapat mengontaminasi lingkungan dan sumber makanan di Palestina. Namun, Meriel Watts dari PANAP menemukan pemerintah Israel “secara sengaja memfasilitasi masuknya produk pestisida berbahaya tersebut ke kawasan pendudukan.”

Investigasi tersebut secara rinci mempelihatkan bahaya zat-zat kimia pestisida yang seringkali mengancam sekolah-sekolah. Penduduk Palestina yang tinggal di dekat kawasan industri Israel di Tepi Barat berkali-kali melaporkan air dan tanah mereka yang terkontaminasi, munculnya penyakit paru-paru dan mata. Penggunaan pestisida juga telah meracuni pertanian dan peternakan di sana.

Beberapa pabrik kimia sampai kini masih beroperasi di pemukiman ilegal, namun dilarang berdiri di luar pemukinan karena dianggap merusak lingkungan dan kesehatan. Investigasi menemukan bahwa pabrik-pabrik tersebut memfasilitasi jual-beli pestisida ilegal.

“Aktivitas ini telah melanggar hak-hak warga Palestina atas air, kesehatan, lingkungan dan sumber penghidupan,” tulis PANAP dalam rilis media.

“Kejahatan HAM ini dilakukan dalam konteks penjajahan dan ekpansi pemukiman ilegal Israel,” imbuh pendiri APN, Razan Zuayter. (ra/mintpresstnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL