Foto mantan Presiden Mesir, Mohammed Morsi, di penjara. Sumber: The Atlantic

LiputanIslam.com—Brigadir Jenderal militer Israel, Aryeh Eldad, menulis dalam sebuah koran lokal bahwa kudeta mantan presiden Mesir pertama yang dipilih secara demokratis adalah Israel. Israel adalah otak dibalik kudeta Mohammed Morsi pada 2013 lalu.

Tulisan itu menjelaskan, seperti dikutip oleh portal berita Memo pada Kamis (3/4), bahwa pecahnya revolusi di Mesir waktu itu bertepatan dengan munculnya anggapan dari otoritas keamanan Israel bahwa Presiden terpilih Mesir, Mohamed Morsi, bermaksud akan membatalkan perjanjian damai dengan Israel dan menambah jumlah militer Mesir di Semenanjung Sinai.

“Saat itu, Israel mengambil langkah cepat memainkan scenario besarnya untuk menjadikan Abdel Fattah El-Sisi sebagai presiden Mesir, dan meyakinkan AS di bawah kepemimpinan Obama agar menyetujui hal ini,” tulis artikel tersebut.

Eldad dalam tulisan itu menjelaskan bahwa konflik antara Israel dengan Mesir dan negara-negara Arab pada waktu itu tidak murni didasarkan atas masalah geopolitik, melainkan diwarnai dengan sentimen keagamaan. (fd/memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*