Gaza banjirGaza, LiputanIslam.com — Rezim Zionis Israel dilaporkan telah membuka pintu gerbang bendungan di dekat Jalur Gaza, yang mengakibatkan perumahan penduduk Palestina kebanjiran.

“Israel membuka pintu kanal air yang mengarah ke Central Gaza, yang menyebabkan hanyutnya gundukan pasir di sepanjang perbatasan dengan Israel,” jelas Direktorat Pertahanan Sipil, seperti dilansir Farsnews, Minggu, 22 Februari 2015.

“Kanal yang terbuka menyebabkan banjir, dan warga Palestina harus cepat dievakuasi,” tambahnya.

Direktorat juga menyebutkan bahwa Israel membuka pintu air ke arah Jalur Gaza tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Banjir ini semakin memperparah kondisi rakyat di Jalur Gaza yang diblokade, karena sejak beberapa hari yang lalu, mereka juga menghadapi badai salju yang dahsyat.

Sementara itu, dari laporan Miraj News, Ketua Badan SAR Gaza,  Su’ud As-su’udi mengatakan kepada media lokal bahwa Israel membuka bendungan mulai Sabtu tengah malam. Setidaknya 30 rumah tenggelam total, jalan umum dan sejumlah lahan pertanian terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 3 meter.

Ia menyebutkan, pihaknya berhasil mengevakuasi seluruh warga yang terkena dampak banjir. Mereka dievakuasi ke pos-pos Pertahanan Sipil terdekat dan beberapa warga sekitar menyalurkan bantuan yang dibutuhkan.

Ia juga melaporkan, tidak ada korban dari warga ataupun dari pihak SAR selama proses evakuasi. Selain itu, Gaza juga tengah mengalami krisis bahan bakar sehingga pembangkit listriknya tidak dapat beroprasi dalam beberapa hari ini. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL