Tepi Barat, LiputanIslam.com—Militer Israel memblokade sebuah desa di kawasan pendudukan Tepi Barat pasca pembunuhan seorang polisi wanita Israel.

Menurut berbagai sumber Palestina, militer Israel mengelilingi dan menutupi akses ke desa Dayr Abu Mash’al pada Sabtu (17/7/17).

Juru bicara polisi Israel, Luba al-Samri, mengatakan dalam sebuah pengumuman bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyetujui keputusan untuk menghapus semua izin untuk orang Palestina di akhir bulan Ramadan.

Blokade ini dilakukan setelah tiga orang dari penduduk desa ini, Bara Ibrahim Muhammad Saleh (19), Adel Hassan Ahmad Anakush (18), dan Osama Ahmad Mustafa Atta (19) dituduh melukai anggota polisi Hadas Malka di gerbang masuk Yerusalem.

Menurut laporan, ketiga remaja ini telah “ditembak dan dibunuh” oleh polisi Israel.

Tak lama setelah itu, ISIS mengklaim tanggungjawab atas serangan tersebut dalam sebuah pengumuman yang dimuat di kantor berita Amaq. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL