Tel Aviv, LiputanIslam.com—Menteri Hubungan Militer Israel Avigdor Lieberman mengatakan, pemerintah Israel telah merencanakan pembangunan terbesar di Palestina sejak tahun 1992.

Pernyataan kontroversial ini diucapkan di konferensi pers pada Minggu (11/6/17). Ia menambahkan, rencana ini juga telah ditingkatkan hingga 8.345 rumah di Tepi Barat, termasuk 3.066 rumah untuk “konstruksi mendesak.”

“Jumlah pembangunan di paruh pertama tahun 2017 adalah yang tertinggi sejak tahun 1992,” ujarnya kepada wartawan.

Pada Kamis lalu, organisasi anti-pemukiman Peace Now, yang memonitor aktivitas pembangunan di Tepi Barat, menemukan bahwa Tel Aviv telah meningkatkan konstruksi hingga 7.721 rumah sejak bulan Januari. Angka ini hampir tiga kali lipat dibanding tahun lalu.

Peace Now mencatat pada minggu lalu saja, rezim Israel sudah mengembangkan 3.000 unit pemukiman.

Langkah ini merupakan penyelwengan terhadap Resolusi 2334 Dewan Keamanan PBB, yang menuntut Israel “secepatnya menhentikan semua aktivitas pemukiman di kawasan pendudukan Palestina, termasuk Yerusalem timur.” (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL