israel berdukaGaza, LiputanIslam.com — Israel mengakui kehilangan 13 tentaranya dalam pertempuran yang terjadi di Gaza hari Minggu (20/7). Ini menjadi korban terbesar Israel selama konflik di Gaza sejak perang melawan Hizbollah tahun 2006 di Lebanon.

Namun Israel membantah klaim Hamas bahwa satu tentara Israel telah ditangkap.

“Tidak ada tentara Israel yang tertangkap dan rumor itu tidak benar,” kata Dubes Israel untuk PBB Ron Prosor, sebagaimana dikutip BBC, Senin (21/7).

Sebanyak 99 warga Palestina tewas dalam pertempuran yang terjadi hari Minggu yang merupakan pertempurana paling sengit sejak Israel melakukan serangan ke Gaza bulan ini. Korban terbesar terjadi di distrik Shejaiya.

Jumlah korban tewas warga Palestina kini telah mencapai angka 437 dan korban luka mencapai 3.000 orang. Demikian laporan Al Alam.

BBC melaporkan, setelah pengakuan Israel tersebut para pejuang Gaza menembakkan senjata ke udara merayakan kemenangan.

Jumlah korban yang dialami Israel hari Minggu juga lebih besar dari korban yang diderita Israel selama 3 minggu operasi militer di Gaza akhir tahun 2008 hingga awal 2009, dimana Israel melakukan serangan darat besar-besaran.

Dengan korban hari Minggu tersebut, Israel sekaligus mengkonfirmasi jumlah tentaranya yang tewas mencapai 18 orang, jumlah yang jauh lebih kecil dari klaim Hamas.

BBC melaporkan bahwa jumlah pasukan yang tewas dalam sehari pertempuran tersebut mengguncangkan negeri Israel. Namun PM Benjamin Netanyahu tetap bertekad untuk melanjutkan serangan.

“Sejauh kami perlukan meski banyak korban,” kata Netanyahu.

Netanyahu menyatakan “kesedihan mendalam” atas kematian tentara-tentara Israel dan menuduh Hamas sebagai pihak yang bertanggungjawab atas peperangan yang terjadi di Gaza.

Menlu AS John Kerry dijadwalkan akan terbang ke Mesir hari ini (21/7) dalam upayanya menghentikan pertempuraan di Gaza.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL