Orang-orang Palestina sedang menshalatkan jenazah anggota keluarga yang terkena serangan udara Israel di Gaza. Sumber: Times of Israel

Gaza,LiputanIslam.com—Sejumlah pesawat tempur Israel telah mengebom rumah keluarga Sawarkah pada Kamis (14/11) pagi, menyebabkan delapan orang anggota keluarga termasuk lima orang anak meninggal dunia.

Militer Israel mengaku telah melakukan kesalahan saat menargetkan kediaman keluarga Palestina dan percaya jika itu adalah bangunan kosong.

Pembantaian delapan anggota keluarga Sawarkah menambah jumlah korban agresi Israel ke Jalur Gaza menjadi 34 orang.

Menurut laporan reporter Press TV, Ashraf Shannon, menyebut serangan itu terjadi beberapa jam sebelum genjatan senjata diberlakukan pada Kamis pagi.

Baca: Pembalasan Jihad Islam Palestina atas Serangan Maut Israel

Serangan Israel ke Gaza bermula dari syahidnya komandan militer Jihad Islam, Baha Abu Al Atta, pada Selasa pagi. Meninggalnya komandan Al Atta memicu kemarahan kelompok Jihad Islam dan mereka mulai meluncurkan puluhan roket ke wilayah-wilayah di Israel.

Merespon roket-roket tersebut, Israel terus menyerang Gaza, 100 warga Palestina dikabarkan terluka, termasuk lusinan anak laki-laki dan perempuan.

Berbagai kelompok HAM telah lama menuduh rezim Israel sengaja menargetkan warga sipil Palestina. Mereka menyeru komunitas internasional untuk meminta pertanggungjawaban atas berbagai kejahatan rezim Tel Aviv kepada orang-orang Palestina. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*