Pelatihan anak-anak di Suriah

Pelatihan anak-anak di Suriah

Mosul, LiputanIslam.com – Salah satu kebrutalan yang dipertontonkan ISIS dalam aksinya adalah merekrut anak-anak yang masih berusia 10 tahun untuk ikut “berjihad” memperjuangkan “Negara Islam” di Irak dan Suriah. Kendati ada yang sukarela bergabung dengan ISIS, kebanyakan diantara mereka memang dipaksa untuk mengangkat senjata, demikian laporan Russia Today (RT), 2 Juli 2014.

Abdullah, salah satu anak yang direkrut masih berusia 10 tahun, merupakan jihadis termuda yang bergabung dengan ISIS di Mosul. Abdullah didapati tengah berjalan di area pertokoan, memakai topeng, dan memegang senapan.

Sejak ISIS mengambil alih Mosul,  mereka berusaha untuk menarik para pemuda usia 10-30 tahun untuk bergabung dengan kelompok mereka. Dan Abdullah, yang baru berusia 10 tahun mengikuti jejak ayah dan saudara laki-lakinya yang dipaksa berpisah dengan keluarganya untuk bergabung dengan kelompok ISIS.

Menurut RT, Hal serupa juga terjadi di Suriah, anak-anak yang masih berusia 14 tahun juga dilatih untuk menjadi jihadis dalam sebuah kamp.

Pelatihan di dalam kamp dibagi menjadi dua bagian. Di kelas agama, anak-anak ini diajarkan tentang Islam versi pemahaman garis keras yang menghendaki “Negara Islam” sebagai puncak perjuangan. Selain itu, mereka juga belajar tentang ideologi jihad dan keutamaan mati syahid. Dan selain kelas agama, mereka juga mendapatkan pelatihan militer. Proses belajar ini berlangsung selama 25 hari.

Human Rights Watch, pada tanggal 24 Juni 2014 merilis laporan bahwa ISIS merekrut anak-anak di kawasan konflik, dan mendidiknya untuk menjadi jihadis kecil yang lantas diberi tugas-tugas berbahaya, termasuk bom bunuh diri.

Dan dalam laporan pada bulan Mei yang dipublikasikan PBB, dinyatakan bahwa anak-anak dibawah umur ini juga mendapatkan bayaran sebagaimana orang dewasa, yaitu sekitar 200 US dollar.

ISIS adalah kelompok radikal yang telah menghancurkan Suriah dan Irak, dengan dukungan dari Arab Saudi, Qatar, Turki, dan negara-negara Barat. Akibatnya, jutaan rakyat terpaksa mengungsi dengan kondisi menyedihkan. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL