Footage appears to show several soldiers' heads impaled on poles at an army base in Raqqa. Presstv

Footage appears to show several soldiers’ heads impaled on poles at an army base in Raqqa. Presstv

Raqqa, LiputanIslam.com – Kelompok Takfiri binaan CIA dan Mossad Daulah Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali menunjukkan kekejiannya dengan melakukan eksekusi kepada sedikitnya 50 orang Tentara Suriah. Hal itu terkuak berkat  rilis video yang merekam aksi bengis mereka.

Dari laporan Dalily Mail, ISIS mengeksekusi dengan cara menggorok leher, dan menancapkannya di tiang pagar di sebuah pangkalan militer di provinsi utara Raqqa, dan menurut keterangan para ahli, video itu asli.

Badan Observatorium Suriah, seperti dilansir Press TV, 27 Juli 2014,  menyatakan bahwa Tentara Suriah berhasil didesak saat ISIS mengambil alih kontrol atas wilayah konflik di Suriah bagian utara. Lalu, mereka dieksekusi dengan keji.

“Beberapa tentara dieksekusi dengan digorok kepalanya, lalu tubuh dan kepala mereka yang terputus, dipajang di kota Raqqa,” jelas Rami Abdel Rahman, Direktur Badan Observatorium Suriah.

Kekejian seperti ini bukan yang kali pertama terjadi. Acapkali, ISIS mengeksekusi lawan yang sudah tidak berdaya dengan cara-cara yang sadis. Sejak konflik meletus pada tahun 2011, berkali-kali kelompok teroris yang menghancurleburkan Suriah menunjukkan aksi jahat mereka, termasuk kepada warga sipil yang tak berdosa.

Mereka juga acapkali meneror dengan meledakkan bom tanpa mengenal tempat, seperti di jalan, pasar dan rumah sakit. Dari berbagai sumber, lebih dari 160.000 orang dilaporkan  telah tewas dalam konflik Suriah.

ISIS juga beraksi di Irak, merebut berbagai kota yang kaya minyak dan membunuhi rakyat sipil. Tak hanya itu, mereka juga menghancurkan makam-makam nabi dan waliyullah, masjid, dan gereja sambil meneriakkan takbir.

Di Indonesia, telah lahir kelompok-kelompok pendukung ISIS, dan mereka  telah berkali-kali melangsungkan acara baiat kepada Khilafah Islamiyah ala ISIS yang dipimpin oleh Abu Bakar al-Baghdadi. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL