Sumber: AP

Tehran,LiputanIslam.com—Kantor berita ISNA News Agency, melaporkan pada Senin (16/9) kemarin bahwa Korps Garda Revolusi Islam telah menyita sebuah kapal yang diduga akan menyelundupkan 250.000 liter bahan bakar diesel ke Uni Emirat Arab (UEA)

“Kapal itu ditahan dekat Pulau Tunb di Teluk Persia. Para awak kapal telah diserahkan kepada otoritas berwajib di Provinsi Hormozgan,” tulis ISNA.

Para pejabat Uni Emirat Arab belum memberikan respon terkait penyitaan.

Ini bukanlah kali pertama Iran minyita kapal yang menyelundupkan bahan bakar. Dua minggu lalu, IRGC dilaporkan telah menyita sebuah kapal yang mengangkut 184.000 liter minyak di Teluk Persia dan menahan 12 orang awak kapal.

Baca: Trump, Saya Tak Berjanji Melindungi Saudi

Penyitaan kapal terbesar berlangsung pada 19 Juli lalu, saat IRGC menyita tanker minyak berbendera Inggris, Stena Impero, dan menyebut tanker itu telah melanggar aturan kelautan serta mengabaikan peringatan dari militer.

Perkembangan terakhir menyebutkan, Menlu Iran mengatakan akan segera membebaskan tanker tersebut dalam beberapa hari ke depan. (fd/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*