chieftan-main-battle-tank-1Teheran, liputanislam.com — Pemerintah Iran tengah melakukan langkah hukum terhadap sebuah BUMN Inggris atas kasus pembelian senjata di era rezim Shah Pahlevi yang telah lewat 35 tahun yang lalu. Demikian laporan media Inggris The Independent baru-baru ini.

Menurut The Independent“mengajukan tuntutan ganti rugi senilai £400 juta (setara $657 juta) kepada pengadilan tinggi Inggris atas kegagalan pengiriman senjata yang dibeli oleh rezim Shah Pahlevi 35 tahun yang lalu dari International Military Services, perusahaan BUMN di bawah kementrian pertahanan Inggris. Transaksi senilai £650 juta (setara $ 1 miliar) tersebut adalah untuk pembelian 1.750 tank Chieftain dan perbaikan peralatan-peralatan militer Iran.

Namun, meski telah dibayarkan di muka, pengiriman senjata-senjata itu batal dilakukan setelah terjadinya Revolusi Islam Iran tahun 1979. Pada sebuah sidang arbitrasi tahun 2009, Iran dinyatakan sebagai pemenang kasus ini.

Jubir kementrian pertahanan Inggris mengatakan pembayaran ganti rugi kepada Iran tidak bisa dilakukan karena adanya sanksi ekonomi Uni Eropa kepada Iran terkait program nuklirnya. Namun setelah dicabutnya sebagian sanksi atas Iran baru-baru ini oleh Uni Eropa, peluang itu kembali terbuka.

“Pembicaraan antara International Military Services Ltd dan pemerintah Tehran tengah berlangsung dan belum ada kesepakatan yang dicapai,” kata pejabat pertahanan Inggris yang tidak disebut namanya sebagaimana dikutip The Independent.(ca/press tv/the independent)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL