drone israelTeheran, LiputanIslam.com — Iran mengklaim telah menembak jatuh sebuah pesawat tanpa awak (drone) Israel di dekat reaktor nuklir Natanz. Demikian laporan media-media internasional hari Minggu (23/8).

Seperti dilaporkan media-media internasional termasuk Daily Star Lebanon dan BBC News Inggris, Pasukan Pengawal Revolusi Iran (IRGC) menembakkan rudal anti-pesawat ketika drone Israel itu tengah mendekati reaktor Natanz yang terletak 300 km dari ibukota Teheran. Namun tidak disebutkan kapan penembakan tersebut terjadi dan bagaimana Iran mengidentifikasi drone tersebut.

Sementara itu kantor berita Iran Press TV menyebutkan, drone yang dikirim Israel tersebut adalah jenis siluman yang mampu mengelakkan radar lawan, namun radar Iran mampu mendeteksinya dan menembaknya jatuh.

“Aksi jahat ini sekali lagi membuktikan sifat adventurir Israel dan menambah satu catatan lagi kejahatan regim yang telah dipenuhi kejahatan ini,” kata Pasukan Pengawal Revolusi dalam pernyataannyam sebagaimana dikutip Press TV, Minggu (24/8).

Dalam pernyataan tersebut IRGC menekankan kesiapannya, bersama dengan satuan keamanan Iran lainnya untuk menangkal setiap agresi terhadap Iran.

Iran menyebut, fasilitas-fasilitas nuklir Iran selalu menjadi target mata-mata Israel dan AS, yang sering menggunakan drone sebagai alatnya. Namun sejauh ini seluruh upaya tersebut berhasil digagalkan.

Pada bulan Desember 2011 Iran bahkan berhasil “membajak” drone mata-mata paling canggih AS, RQ-170 Sentinel dan menangkapnya tanpa secara utuh. Hal ini menjadi pukulan paling keras yang diberikan Iran kepada AS.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL