iran suriahDamaskus, LiputanIslam.comPresiden Suriah Bashar al-Assad menyambut baik tawaran Iran untuk membantu merekonstruski negara Suriah yang saat ini tengah hancur. Hal itu ia sampaikan dalam pertemuan dengan Rostam Qasemi, pimpinan dari Komite Hubungan Pembangunan Ekonomi Iran dan Suriah, di Damaksus, seperti dilansir Press TV, 6 September 2014.

Assad menyatakan bahwa Suriah siap dengan kesediaan Iran dan negara-negara sahabat lainnya untuk kembali membangun negara Suriah. Ia juga mengapresiasi atas dukungan Iran terhadap Suriah di segenap lini.

Dalam pertemuan tersebut, Qasemi menyatakan bahwa Iran siap untuk berbagi pengalaman dalam merekonstruksi Suriah. Seperti diketahui, Iran pernah berperang selama delapan tahun dengan Irak yang juga menghancurkan negaranya.

Sebelumnya, Assad telah membentuk kabinet pemerintahan yang baru pasca kemenangannya dalam Pilpres Suriah yang diselenggarakan pada bulan Juni lalu. Ia menang telak dengan perolehan suara 88,7 persen.

Kondisi Suriah masih mencekam, sejak meletusnya pemberontakan pada tahun 2011, dan dari laporan PBB, konflik di negara ini telah merengut lebih dari 190.000 jiwa. Sekitar tiga juta penduduk Suriah terpaksa mengungsi di negara-negara tetangga. Di Lebanon  sejumlah 1,14 juta, di Turki sejumlah 815.000 dan 608.000 di Yordania.

Para teroris Takfiri, dari berbagai faksi pemberontak baik itu FSA, Al-Nusra ataupun ISIS, banyak melakukan kejahatan perang terhadap rakyat sipil. Selain itu, mereka juga acapkali melakukan penyebaran informasi hoax. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL