panglima perang iranTeheran, LiputanIslam.com — Iran siap melakukan perang besar-besaran melawan Israel dan Amerika dan menganggap semua ancaman yang dilakukan kedua negara tersebut terhadap Iran sebagai “gertak sambal” belaka.

Hal tersebut disampaikan panglima angkatan perang Iran Mayjend Hassan Firouzabadi di Teheran, Rabu (12/2).

“Kami siap berperang besar-besaran melawan Amerika dan rezim zionis (Israel),” kata Hassan Firouzabadi di hadapan peserta konperensi keamanan di Teheran.

Menurut Firouzabadi Iran telah mempersiapkan diri selama bertahun-tahun untuk menghadapi peperangan melawan Israel dan Amerika, dengan melakukan berbagai bantuk latihan perang. Ia juga menyebutkan bahwa bila Iran diserang, maka Israel dan asset-asset Amerika akan menjadi sasaran serangan Iran.

“Kami memperingatkan bahwa jika pasukan kami diserang dari wilayah manapun, maka kami akan memukul balik ke semua posisi yang menjadi milik negara penyerang tersebut,” tambah Firouzabadi.

Firouzabadi menambahkan bahwa Iran tidak pernah memusuhi negara-negara di kawasan, “namun jika kami diserang dari pangkalan-pangkalan Amerika di kawasan, kami akan menyerang negara (tempat pangkalan Amerika) tersebut.”

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai reaksi atas ancaman-ancaman yang dilakukan para pejabat Amerika yang selama mengatakan “semua pilihan (termasuk serangan militer terhadap Iran) ada di atas meja”.

Sementara itu Presiden Iran Hassan Rouhani dalam pidato yang disampaikannya menyambut HUT Revolusi Iran ke 35, hari Selasa (11/2) menyebut ancaman-ancaman yang dilakukan Amerika dan Israel terhadap Iran sebagai “tidak bermanfaat” dan “kekanak-kanakan”.

“Atas nama seluruh bangsa Iran, saya menyatakan dengan suara yang tegas bahwa mengancam negara Iran adalah tindakan yang tidak berguna dan kekanak-kanakan karena bangsa kita, selama 35 tahun, telah berdiri tegak di depan segala bentuk ancaman dari musuh-musuh, dan menjadi pemenang,” kata Rouhani di hadapan jutaan massa yang memadati jalanan ibukota untuk menyambut kemenangan Revolusi Islam Iran tahun 1979.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL