iran kapal indukTeheran, LiputanIslam.com — Sebuah gambar satelit menghebohkan kalangan militer Amerika. Gambar tersebut menunjukkan Iran tengah membangun sebuah kapal induk yang bentuknya mirip kapal induk bertenaga nuklir Amerika, USS Nimitz. Namun seperti biasa, kekhawatiran bahwa Iran mampu membuat peralatan militer canggih, ditutupi dengan “olok-olok” para pejabat dan media massa Amerika.

“Mereka membangun tongkang dan menyusun beberapa konstruksi kayu di atasnya agar terlihat seperti USS Nimitz. Hanya itu yang kami tahu pasti,” kata seorang pejabat pertahanan AS yang tidak ingin disebut namanya kepada AFP, Sabtu (22/3).

Pada Oktober tahun lalu, pemimpin Angkatan Laut Iran Admiral Habibollah Sayyari mengklaim negaranya mampu membangun kapal induk untuk memperkuat kekuatan maritimnya. Dikutip Fars News Agency, Sayyari mengatakan, “Negara kami memiliki kemampuan dan kapasitas untuk membangun kapal induk.”

Sebagai negara produsen minyak, Iran agaknya merasa perlu Angkatan Laut yang kuat untuk mengamankan kapal-kapal tanker mereka mengirimkan minyak ke konsumen di berbagai negara. Dan mimpi itu nampaknya mulai nyata. Sebuah gambar citra satelit menunjukkan adanya pembangunan diduga kapal induk di Pelabuhan Bandar Abbas.

Beberapa negara saat ini sedang membangun kapal induk atau kapal pengangkut helikopter/pesawat takeoff vertikal untuk memperkuat angkatan lautnya. Di antaranya adalah India, Cina, Jepang, Korea Selatan, Australia, Brasil dan bahkan negara mini seperti Singapura.

Meski belum ada keterangan resmi Iran tentang gambar satelit tersebut, Amerika patut khawatir dengan perkembangan terakhir ini. Iran, meski seringkali dianggap remeh, telah terbukti berhasil membuat senjata-senjata canggih, yang selama ini hanya diklaim dimiliki oleh negara-negara maju. Sebut saja rudal balistik anti-kapal Khalij Fars. Sejauh ini senjata jenis ini hanya dimiliki oleh Cina dan Iran, dan negara superpower Amerika dan Rusia pun bahkan tidak memilikinya.

Tahun lalu, media-media barat juga mengolok-olok pesawat “siluman” baru Iran yang dipamerkan Iran, dan menyebutnya sebagai pesawat “kotak sabun”, hingga akhirnya olok-olok itu berhenti setelah Iran membuktikan pesawat siluman itu mampu terbang dengan manuver yang luar biasa.(ca/afp).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL