udangTeheran, LiputanIslam.com–Dua negara yang sama-sama terus ditekan embargo oleh Barat, Iran dan Rusia, sepakat untuk berbisnis dengan mata uang lokal. Salah satu produk yang diekspor Iran ke Rusia adalah udang.

Press TV melaporkan, Iran telah mengekspor 30 ton udang ke Rusia untuk pertama kalinya menyusul sanksi produk pertanian yang ditetapkan Eropa terhadap negara Beruang Merah itu. Rusia mendapatkan berbagai bentuk sanksi dari Barat tuduhan keterlibatan Rusia dalam konflik di Ukraina. (Baca: Uni Eropa Berikan Sanksi Tambahan untuk Rusia)

Seyyed Hassan Salehi, Direktur Organisasi Perikanan Iran, mengatakan bahwa Teheran juga siap mengirim 5000 ton udang dan 20.000 ton ikan trout (sejenis salmon) hingga bulan Maret mendatang juga pedagang dari kedua negara bisa mencapai kesepakatan harga.

Salehi juga menyatakan bahwa Teheran dan Moscow sudah berkoordinasi mengenai standar yang diterapkan Rusia atas produk perikanan. Menurut Salehi, Rusian adalah pasar yang sangat menarik bagi pebisnis perikanan Iran. Sanksi impor bahan pertanian yang diterapkan Uni Eropa kepada Rusia membawa berkah buat Iran karena membuka peluang besar untuk mengekspor produk-produk pertaniannya.

Kedua negara akan menggunakan mata uang nasional mereka dalam bertransaksi, berdasarkan kesepakatan bilateral yang ditandatangani bulan September 2014.(fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*