al-aqsaTehran, LiputanIslam.com–Juru bicara Kementrian Luar Negeri Iran, Bahram Qassemi, memuji kebijakan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) yaitu melarang aktivitas ilegal Israel di situs bersejarah Palestina, Masjid al-Aqsa.

Qassemi mengatakan reaksi negatif Israel terhadap kebijakan tersebut mengindikasikan rasa frustrasi rezim Tel Aviv, tidak adanya akuntibilitas terhadap resolusi dan hukum internasional, dan watak penipu untuk menyesatkan publik dunia.

UNESCO mengecam keras “agresi Israel dan tindakan ilegal terhadap … kebebasan penganut Muslim untuk memasuki tempat suci mereka, Masjid al-Aqsa/al-Haram al-Sharif.”

Dua puluh sempat negara, beberapa diantaranya Algeria, Brazil, Cina, Iran, Rusia dan Afrika Selatan, mendukung kebijakan UNESCO. Sedangkan enam negara lainnya yaitu Amerika Serikat, Inggris, Belanda, Lithuania, dan Estonia menolak.

26 negara lainnya, beberapa diantaranya Albania, Argentina, Prancis, Yunani, Jepang, Korea Selatan, Spanyol, Serbia dan Turkmenistan abstain.

Sehari setelah resolusi UNESCO itu keluar, pemerintah Israel menunda kerja sama mereka dengan agensi budaya PBB. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL