Tehran, LiputanIslam. Com—Penasihat khusus Iran untuk parlemen, Hossein Amir Abdollahian, kemarin (24/6) memperingatkan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain terhadap apa yang ia sebut sebagai “bermain dengan keamanan dan stabilitas regional.”

“Arab Saudi, UEA, dan Bahrain telah mempermainkan keamanan regional dengan memberikan wilayah mereka kepada kekuatan asing,” kata Abdollahian di Twitter, menambahkan bahwa ketiganya memungkinkan AS untuk melakukan langkah provokatif dan spionase dari tanah mereka terhadap negara lain di Timur Tengah.

Negara-negara Teluk, kata pejabat Iran, tidak memiliki pemahaman yang tepat tentang keamanan berkelanjutan. “Mereka bermain dengan api yang nantinya akan membakar diri mereka sendiri,” tegasnya.

Pekan lalu, Iran menembak jatuh pesawat nirawak AS yang dilaporkan telah meluncur dari wilayah UEA. Iran juga memanggil utusan UEA untuk memprotes insiden ini.

Baca: Pertemuan PBB Terkait Insiden Tanker Berakhir Tanpa Mengutuk Negara Manapun

Pada hari Sabtu, seorang anggota Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, Alaeddin Boroujerdi, memperingatkan UEA terhadap konsekuensi kerja sama militernya dengan AS melawan Iran, dengan mengatakan bahwa operasi pesawat nirawak AS untuk memata-matai Iran dianggap sebagai aksi “gabungan” antara Abu Dhabi dan Washington untuk mengagresi Iran.

“Peluncuran pesawat nirawak AS ke wilayah udara Iran merupakan pelanggaran terhadap peraturan internasional,” tegasnya.(fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*