Turkey-Syria-ConflictTeheran, LiputanIslam.com – Pemerintah Iran meminta Suriah dan Turki menahan diri menyusul memuncaknya ketegangan hubungan Damaskus –Ankara pasca insiden penembakjatuhan jet tempur Suriah oleh Angkatan Udara Turki. Wakil Menteri Luar Negeri Iran Hossein-Amir Abdollahian kepada Kantor Berita Iran, IRNA, Minggu malam (23/03/2014) mengatakan, “Cara militer tidak akan membantu mengatasi kemelut, dan bahkan malah memperumit keadaan.”

Abdollahian memastikan pihaknya serius melanjutkan perundingan Teheran-Ankara untuk mencarikan solusi diplomatik bagi krisis Suriah. “Teheran dan Ankara sama-sama bertekad memerangi terorisme dan mendukung solusi diplomatik,” ujarnya.

Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, sebuah jet tempur Suriah ditembak jatuh oleh tentara Turki di wilayah perbatasan antara kedua negara. Peristiwa ini membangkitkan kondisi saling tuduh antara kedua negara. Turki mengaku jet-jet tempur jenis F-16 milik Turki telah menembak jet tempur Suriah karena terbang di atas udara Turki.  Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan Rabu sore waktu setempat menyatakan jet tempur Suriah telah melanggar wilayah teritorial Turki sehingga mendapat tindakan tegas dari Angkatan Udara Turki. “Sejak sekarang tamparan Turki akan sangat telak,” tandas Erdogan.

Di pihak lain, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Suriah menuding pemerintah Turki telah melakukan agresi militer dalam bentuk yang pernah terjadi sebelumnya terhadap integritas wilayah Suriah di kawasan perbatasan Kasab, Provinsi Latakia. Sebagaimana dilaporkan kantor berita Suriah, Sana, Kemlu Suriah juga menuduh Turki tak segan-segan mengerah tank-tanknya untuk menembaki wilayah Suriah demi membukakan jalan masuk ke Suriah bagi para teroris bersenjata.

Kemlu Suriah menyebut aksi militer Turki itu sebagai tindakan yang sangat berbahaya dan menunjukkan bahwa Turki sejak awal memang terlibat dalam krisis Suriah sekaligus membuktikan kegagalan Erdogan memenuhi tuntutan rakyat Turki supaya Ankara mengakhiri agresinya terhadap Suriah dan dukungannya kepada para teroris bersenjata. (mm/irna/alalam/sana)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL