bantuan iranTeheran, LiputanIslam.com – Iran hari ini mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk orang-orang Muslimin Afrika Tengah yang melarikan diri dan kini mengungsi di tempat penampungan sementara di selatan Chad. Pernyataan ini disampaikan Waki Ketua Bulan Sabit Merah Iran, Naser Charkhsaaz, Minggu sore (9/3).

Menurut Naser, bantuan tersebut berupa 40 ton kiriman, meliputi bahan makanan, tenda, selimut dan perlengkapan sanitasi. Konvoi bantuan berangkat meninggalkan Teheran, Senin pagi (10/3)

Puluhan ribu warga sipil telah meninggalkan Afrika Tengah menuju wilayah Utara Chad selama tiga bulan terakhir. Pengungsi yang mayoritas muslim ini umumnya masih merupakan keturunan Chad walau keluarga mereka telah tinggal di Afrika Tengah selama beberapa generasi. Sebagian mengungsi di bawah perlindungan Pasukan Angkatan Darat Chad.

Afrika Tengah menghadapi kekerasan mematikan sejak Desember 2013, saat kelompok bersenjata Kristen melakukan penyerangan terhadap kelompok Muslim Seleka yang hendak menggulingkan pemerintahan pada Maret 2013.

Pada 6 Maret, Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi Antonio Guterres mengatakan sebagian besar umat Islam telah diusir dari setengah bagian barat Afrika Tengah, sementara ribuan lainnya beresiko terbunuh di sana.

Pada hari Jumat, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat Valerie Amos mengatakan hampir semua dari 100.000 Muslim atau lebih yang berada di ibukota Afrika Tengah, Bangui, telah melarikan diri dari kekerasan yang dilakukan oleh milisi Kristen.

Sekitar 2.000 Pasukan Perancis, didukung 6.000 pasukan Uni-Afrika disiagakan di tempat terjadinya konflik, namun sejauh ini gagal mengendalikan situasi.

Pada 6 Maret, Dewan Keamanan PBB membahas proposal untuk mengerahkan 12.000 pasukan Republik Afrika Tengah untuk menanggulangi kekerasan di negara itu, tetapi pembicaraan berakhir tanpa hasil meyakinkan.(lb/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*