zarif ki moonIran hampir dipastikan akan hadir dalam konperensi internasional Geneva II yang akan digelar tgl 22 Januari lusa. Meski belum ada informasi resmi tentang hal itu, kantor berita Iran Press TV mengumumkan hal itu dalam “breaking news“-nya hari ini (20/1) setelah mendapatkan bocorannya dari sumber-sumber diplomatik terpercaya.

Kehadiran Iran sebagai peserta mengakhiri perdebatan cukup intensif antara para diplomat internasional. Rusia dan Cina adalah negara-negara yang secara tegas meminta Iran dilibatkan dalam perundingan sementara Amerika menolaknya.

Di antara keduanya, Sekjen PBB dan para diplomat Eropa cenderung mendukung Rusia meski tidak mengatakannya secara tegas.

Munculnya kabar tentang kehadiran Iran di Genewa ini menyusul pembicaraan telepon antara Sekjen PBB Ban Ki Moon dengan menlu Iran Mohammad Javad Zarif pada hari Sabtu (18/1). Dalam sebuah konperensi pers bersama Menlu Senegal Mankeur Ndiaye, di Teheran hari itu, Zarif mengungkapkan adanya pembicaraan telepon tersebut.

“Dalam pembicaraan telepon tersebut, saya menegaskan sikap Iran untuk tidak menerima syarat apapun untuk mengikuti konperensi. Jika Iran diundang tanpa prasarat apapun, maka Iran akan hadir,” kata Zarif.

Menurut Zarif, sejak awal Iran percaya bahwa krisis di Suriah tidak bisa diselesaikan secara militer dan menyambut positif konperensi Genewa I dan II sebagai cara untuk menyelesaikan masalah dengan mendorong saling pengertian antara rakyat Suriah dan tanpa keberadaan pasukan asing.

Konperensi Genewa II direncanakan akan dibuka di kota Montreux, Swiss, pada hari Rabu 22 Januari lusa.(CA/Press TV)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL