New York, LiputanIslam.com—Duta Iran untuk PBB mengatakan bahwa genosida yang dilakukan Israel kepada puluhan demonstran Palestina pada 14  Mei lalu adalah langkah yang sudah direncanakan sebelumnya.

Gholamali Khoshroo membuat pernyataan itu pada Selasa (22/5/18) di acara Diskusi Terbuka DK PBB tentang Perlindungan Sipil dalam Konflik Bersenjata.

Menurutnya, rezim Israel melakukan kejahatan itu dengan kekebalan hukum yang lengkap yang diberikan AS.

“Tentara Israel melakukan kejahatan perang lain di Gaza, dengan membunuh lebih dari 60 warga sipil Palestina dan melukai ribuan lainnya dalam satu hari. Melihat situasi itu, tidak ada keraguan bahwa serangan dan pembunuhan kejam ini sudah direncanakan dengan sengaja,” paparnya.

“Serangan kriminal ini terjadi dengan kekebalan hukum yang lengkap kepada rezim Israel yang diberikan oleh AS di Dewan ini, negara yang sama yang berupaya mencegah penunjukan Komisi Penyelidikan di Dewan HAM,” lanjutnya.

Menurut Khoshroo, larangan AS kepada Dewan HAM PBB untuk menunjuk komisi penyelidikan khusus atas kejahatan di Gaza ini dimaksudkan untuk melindungi Israel.

Tentara Israel diketahui membunuh setidaknya 62 warga Palestina di dekat perbatasan Gaza di peringatan 70 tahun Hari Nakba yang bertepatan dengan peresmian kedubes AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem al-Quds.

Lebih dari 2.700 warga juga terluka setelah menjadi target senjata api, serangan udara, serangan tank dan gas air mata dari tentara Israel. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*