Syria-crisisTeheran, LiputanIslam.com — Republik Islam Iran dan utusan khusus PBB-Liga Arab untuk Suriah Lakhdar Brahimi, kini tengah membicarakan 4 langkah rencana penyelesaian konflik Suriah yang diusulkan. Demikian keterangan pejabat Iran, Senin (17/3).

Menurut Deputi Menlu Iran Hossein Amir-Abdollahian, keempat langkah tersebut akan didiskusikan dengan Brahimi sebelum diajukan ke pihak-pihak terkait lainnya dalam konflik Suriah. Namun ia menolak menyebutkan ke-empat langkah tersebut.

“Dimensi-dimensi dalam rencana tersebut tidak akan dibuka ke publik saat ini, dan kami akan menyelesaikannya dalam negosiasi-negosiasi diplomatik dan konsultasi-konsultasi,” kata Amir-Abdollahian.

Brahimi tiba di Teheran hari Minggu (16/3) untuk membicarakan konflik Suriah dengan beberapa pejabat penting Iran. Tidak lama setelah tiba, ia sudah bertemu dengan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Shamkhani. Selanjutnya hari Senin ia bertemu Menlu Mohammad Javad Zarif.

Kenyataan-kenyataan dari penyelesaian politik konflik Suriah tercantum di dalam usulan Iran tersebut yang juga menekankan integritas teritorial dan kemerdekaan negara Arab, sebagaimana juga hak-hak rakyat untuk menentukan nasib sendiri melalui pemilihan yang demokratis.

Lebih jauh Amir-Abdollahian menegaskan dukungan Iran bagi solusi politik atas konflik berdarah di Suriah.

“Republik Islam Iran secara aktif berusaha mencapai penyelesaian politik atas krisis Suriah sebagaimana kami percaya bahwa konflik Suriah hanya bisa diselesaikan secara politik dan bahwa PBB dapat memainkan peran efektif dalam masalah ini,” tambah Amir-Abdollahian lagi.

Amir-Abdollahian menolak semua solusi militer atas Suriah dan menyebutkan bahwa konflik hanya menguntungkan kelompok kecil teroris dam ekstremis takfiri di Suriah.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL