Mehdi-HosseiniTeheran, LiputanIslam.com — Iran berambisi untuk menarik investasi asing sebesar $100 miliar dolar di sektor energinya, setelah diberlakukannya peraturan baru tentang kontrak-kontrak sektor perminyakan.

Demikian pernyataan Mehdi Hosseini, Penasihat menteri perminyakan Iran Bijan Namdar Zanganeh, hari Rabu (26/2), atau tiga hari setelah diberlakukannya peraturan baru tersebut.

Ia menyebutkan bahwa Iran Petroleum Contract (IPC) telah membuang semua hambatan dalam kontrak-kontrak kerja sektor perminyakan selama 20 tahun terakhir.

“Iran memiliki banyak daya tarik bagi investor asing di sektor perminyakan, maka dengan adanya resolusi atas masalah-masalah kontrak tersebut, segalanya akan siap bagi kehadiran perusahaan-perusahaan minyak besar di negeri ini,” tambah Hosseini.

Dengan aturan baru itu sistem “buy back” yang tidak lagi menarik, akan digantikan dengan “IPC”, dimana perusahaan minyak Iran, National Iranian Oil Company (NIOC) menyiapkan kerjasama “joint ventures” yang lebih menarik.

Untuk mempromosikan peraturan baru ini kementrian perminyakan Iran akan mengadakan konperensi di London pada bulan Juli mendatang untuk memperkenalkan termin-termin kontrak dengan perusahaan-perusahaan asing.

Menyusul dicabutnya beberapa sanksi oleh negara-negara barat terkait tercapainya kesepakatan program nuklir Iran dengan negara-negara barat, perusahaan-perusahaan minyak global telah menunjukkan minatnya untuk kembali aktif di sektor perminyakan Iran.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL