russia troopWashington, LiputanIslam.com — Para pejabat Amerika saat ini meyakini bahwa Rusia akan menginvasi Ukraina timur. Demikian sebuah analisis inteligen Amerika menunjukkan.

Para pejabat Amerika yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan kepada CNN bahwa berdasarkan data-data inteligen empat hari terakhir, diyakini Rusia akan menginvasi Ukraina timur dan selatan.

“Ini telah mengubah perkiraan kami sebelumnya, bahwa Rusia kemungkinan akan melakukan invasi,” kata pejabat tersebut kepada CNN.

Disebutkan bahwa para pejabat militer dan inteligen Amerika telah memberikan penilaian tersebut kepada lembaga legislatif Amerika (Congress), yang ditindak lanjuti dengan pengiriman surat oleh anggota Komisi Militer Congress dari partai Republik. Surat yang dikirim hari Senin (24/3) tersebut berisi permintaan terhadap pemerintah untuk waspada dengan perkembangan di Ukraina tersebut.

Menurut para anggoa komisi terdapat kemungkinan yang semakin serius bahwa Rusia akan menginvasi Ukraina timur dan selatan. Inteligen Amerika memperkirakan Rusia telah menempatkan lebih dari 30.000 pasukan di perbatasan Ukraina, naik dari angka minggu sebelumnya yang hanya sebanyak 20.000 pasukan.

Namun, tampaknya Presiden Obama masih tidak terlalu peduli dengan penilaian inteligen tersebut. Menurut Obama, Rusia berhak menentukan pergerakan pasukannya sepanjang masih di dalam wilayah Rusia sendiri. Obama juga menganggap Rusia berfikir ulang untuk melakukan invasi.

“Kita menentang apa yang tampak sebagai tindakan intimidasi, namun Rusia berhak untuk menempatkan pasukannya di wilayah mereka sendiri. Saya rasa Rusia telah membuat perhitungan-perhitungan (masak),” kata Obama kepada wartawan di Den Haag, hari Selasa (25/3).(ca/russia today)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL