jokowi tiba di jakarta (foto:Kompas)

jokowi tiba di jakarta (foto:Kompas)

Jakarta, LiputanIslam.com–Usai lawatannya ke Tiongkok, Myanmar, dan Australia,Presiden Joko Widodo menyatakan akan langsung mengutus sejumlah menteri untuk menindaklanjuti hasil pertemuan bilateral yang dilakukannya dengan kepala negara.  Para menteri itu diminta untuk jemput bola mendatangi negara-negara yang sudah menyatakan ketertarikannya menjalin kerjasama dengan Indonesia.

“Kami berbicara dengan pimpinan negara secara makro nanti akan ditindaklanjuti oleh menteri-menteri terkait. Harus seperti itu, harus dikejar, tidak berhenti di pembicaraan,” kata Jokowi dalam jumpa pers di pesawat kepresidenan, Minggu (16/11/2014).

Jokowi mencontohkan, Menteri Koordinator Maritim Indroyono Soesilo akan diutus ke Tiongkok dan Jepang untuk membahas masalah kemaritiman. Untuk industri otomotif, Jokowi mengaku pengusaha Italia tertarik untuk berinvestasi ban di Indonesia.

Selain itu, Jokowi juga mengaku berhasil membawa rencana investasi di sektor pelabuhan hingga pembangkit listrik. Untuk menggarap dua sektor itu, Jokowi mengaku akan meminta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar menindaklanjuti sehingga benar-benar tercipta kerja sama yang konkret.

“Ini harus ditindaklanjuti. Kalau nggak, ya nggak akan ketemu,” kata Jokowi seperti dikutip Kompas.com.

Dalam kunjunngan di Tiongkok, Jokowi meneken 12 penandatangan perjanjian kerjasama (Memorandum of Understanding/MoU). Salah satunya adalah MoU pembangunan pembangkit listrik mulut tambang di Kalimantan Timur (Kaltim).

Hal ini diungkap Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian PPN/Bappenas, Dedy S, yang dikutip liputan6. Penandatanganan kerjasama itu dilakukan antara PT Adaro Energy Tbk dan Shenhua Energy Co Ltd di depan Presiden Jokowi. Shenhua adalah salah satu perusahaan energi terbesar ketiga di Tiongkok. (fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL