Jokowi saat diwawancarai Amanpour (foto:cnn)

Jokowi saat diwawancarai Amanpour (foto:cnn)

Jakarta, LiputanIslam.com–Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa yang terjadi antara KPK dan Polri adalah proses hukum dan presiden tidak boleh mengintervensi. Jokowi mengharapkan semua pihak bersikap dewasa dalam menghadapi masalah ini.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam wawancara khususnya dengan reporter ternama CNN, Christiane Amanpour di Jakarta (27/1).  Berikut terjemahan percakapan mereka terkait kasus KPK versus Polri.

Amanpour: Banyak orang yang bertanya-tanya, mengapa Presiden Jokowi tidak melakukan intervensi dalam kasus KPK?

Jokowi: Komitmen kita tetap untuk menghapus korupsi dan itu bisa dilakukan jika sistemnya dibangun. Jadi institusi yang ada harus punya sistem yang baik, dan sistem yang baik akan memunculkan pemerintahan yang baik. Kedua, penegakan hukum, bukan hanya oleh KPK, tetapi juga oleh kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan. Semuanya harus bekerja sama untuk menangani korupsi.

Amanpour: Semua menanti-nanti, apakah Anda akan melanjutkan pelantikan Kapolri yang Anda pilih, meskipun dia dituduh melakukan korupsi?

Jokowi: Kita harus memeganga azas praduga tak bersalah. Ketika dia dipilih, kami telah mengikuti prosedur yang ada. Tapi karena setelahnya KPK menyatakan ada proses penyidikan, kami belum melantiknya.

Amanpour: jadi Anda menundanya?

Jokowi: Ya. Dan Semua orang harus dewasa dan melihatnya sebagai proses hukum dan presiden tidak boleh mengintervensi.

Amanpour: Seberapa buruk korupsi di negara ini dan seberapa jadi penghalang bagi Anda menanganinya untuk mencapai kemajuan, memajukan ekonomi dan menegakkan hukum?

Jokowi: Kita perlu waktu tentu saja, dengan penegakan hukum, penegakan hukum yang tegas, tidak ada jalan lain. (fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL