Tepi Barat, LiputanIslam.com—Seorang remaja bernama Musaab Tamimi meninggal dunia karena ditembak oleh tentara Israel dalam aksi razia di desa Deir Nitham, Tepi Barat.

Lelaki berumur 17 itu menghembuskan napas terakhir pada Rabu (3/1/18) dan menjadikannya korban tewas pertama oleh tentara Israel pada tahun 2018.

Menurut laporan, tembakan tentara Israel kepada Musaab dilakukan dalam jarak dekat ke lehernya.

“Dia meninggal tak lama setelah tentara menembakkan peluru ke lehernya,” kata juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina, Maria Aqraa, seperti dikutip oleh Al-Jazeera.

Musaab adalah saudara dari tokoh pejuang muda Palestina, Ahed Tamimi, yang kini mendekam di penjara karena dengan tuduhan menampar seorang tentara Israel yang menyelusup ke halaman rumahnya. Padahal, Ahed melakukan itu karena sehari sebelumnya tentara Israel menembak sepupunya yang berusia 14 tahun di wajah.

Pasukan penjajah Israel telah mempersekusi keluarga besar Tamimi selama bertahun-tahun. Pasalnya, keluarga Palestina ini sangat aktif memprotes perampokan tanah oleh Israel untuk dibangun pemukiman Yahudi illegal. Sejumlah anggota keluarga ini ditangkap dan dibunuh selama bertahun-tahun.

“Pasukan penjajah telah merazia desa Deir Nitham dan Nabi Saleh seharian,” kata ayah Musaab,  Firas Tamimi.

Ayah Musaab Tamimi menangisi kematian anaknya

“Mereka datang, melukai penduduk, merazia rumah kami pada malam hari dan melempar bom suara di jalanan. Ini sudah menjadi realitas kami sehari-hari,” tuturnya.

“Kami tidak bisa hanya diam dan menonton, tidak ada yang mendengar kami, tidak ada yang merasakan penderitaan kami. Dunia hanya menonton dalam diam,” lanjutnya. (ra/mintpress)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*