Gaza, LiputanIslam.com– Seorang seniman Palestina melukis dengan cara yang unik demi menghapus stres psikologis di tengah penjajahan Israel.

Jalur Gaza dipenuhi kisah-kisah tragis yang mempengaruhi semua segmen masyarakat. Namun, di tengah tantangan dan beban yang berat ini, masih ada banyak kreativitas dan inspirasi di antara kegiatan sehari-hari warga Gaza.

Seniman bernama Leen Alhaj, 21, memiliki bakat melukis di atas daun anggur. Perempuan yang sedang menjalani studi psikologi di Universitas Islam Gaza ini mengatakan bahwa ia melukis dengan cara seperti itu untuk mengatasi depresi dan tekanan psikologis di sekitarnya.

Leen terinspirasi melukis setelah mengamati dedaunan di rumahnya. Dia berpikir bahwa daun anggur adalah cara terbaik untuk mewujudkan budaya dan tradisi Palestina.

Leen biasanya melukis pemandangan alam di atas daun anggur, yaitu seperti pemandangan langit penuh bintang, air terjun, matahari terbenam, pohon atau apapun yang menyentuh jiwanya. Seni baginya bukan hanya cara mengatasi stres, tetapi juga refleksi dari apa yang ingin ia lihat dan rasakan.

Masyarakat Jalur Gaza mengalami tingkat depresi dan gangguan mental yang tinggi akibat blokade rezim Israel sejak 2007. Terlepas dari semua ketakutan dan teror, kaum muda seperti Leen menganggap seni mereka sebagai terapi psikologis dan cara untuk melarikan diri dari keadaan putus asa yang mereka hadapi. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*