London, LiputanIslam.com—Menteri Dalam Negeri Inggris, Sajid Javid, menandatangani perintah yang menyetujui ekstradisi pendiri WikiLeaks, Julian Assange, ke AS atas tuduhan membocorkan dokumen rahasia.

Kepada BBC pada Kamis (13/6), Javid mengakui bahwa ia telah mengesahkan permintaan AS untuk mengekstradisi Assange yang kini masih ditahan di penjara Berlmarsh.

“Kemarin saya menandatangani perintah ekstradisi dan mengesahkannya dan [perintah itu] akan dikirim ke pengadilan besok. Pada akhirnya, ini akan menjadi keputusan pengadilan,” kata Javid.

“Saya sangat senang polisi akhirnya bisa menangkapnya dan sekarang dia berhak berada di balik jeruji besi karena dia melanggar hukum Inggris,” tambahnya.

Perlakuan Inggris terhadap Assange telah memicu kemarahan global. Aktivis yang telah menerima banyak penghargaan jurnalisme itu ditahan di Belmasrh, sebuah penjara yang biasanya diperuntukkan bagi teroris. Laporan menyebutkan bahwa kesehatan Assange terus memburuk hingga ia tidak mampu menghadiri sidang awal tentang ekstradisi AS.

Assange dicari oleh pemerintah AS karena ia dituduh membocorkan dokumen rahasia terkait perang Irak dan Afghanistan. Bagi pendukungnya, pria berumur 47 tahun itu adalah pahlawan karena berani mengungkap kejahatan yang dilakukan oleh pemerintah AS di seluruh dunia. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*