RAF-TornadoF3-ZE831-6London, LiputanIslam.com — Inggris akan mengirim pesawat-pesawat tempur Tornado untuk melakukan misi pengintaian di Irak utara dimana pesawat-pesawat militer melakukan misi kemanusiaan mengirimkan makanan dan minuman untuk para pengungsi.

Jubir pemerintah mengatakan, “sejumlah kecil” pesawat Tornado telah disiapkan untuk melakukan misi pengintaian untuk mengukung misi kemanusiaan yang tengah berlangsung. Demikian laporan BBC News, Selasa (12/8) petang.

Langkah tersebut diambil setelah dilakukan pertemuan darurat kabinet pemerintah (COBRA, Cabinet Office Briefing Room A), hari Senin (11/8).

Jubir kementrian pertahanan menyebutkan bahwa pesawat-pesawat itu akan disiapkan dalam beberapa hari mendatang, namun “tidak akan digunakan dalam misi perang,” kata jubir tersebut sebagaimana dikutip BBC.

Jet-jet Tordano dilengkapi dengan peralatan pengintaian dan pengamatan yang canggih sehingga cocok untuk melakukan misi tersebut. Demikian keterangan pejabat Dephan Inggris.

Dalam pertemuan COBRA Menlu Philip Hammond dikabarkan mengatakan tentang intervensi militer, “Saya tidak menganggapnya perlu saat ini. Kita berbicara tentang intervensi kemanusiaan.”

Pernyataan Hammond tersebut untuk menanggapi seruan beberapa politisi kepada pemerintah untuk melancarakan serangan kepada kelompok ISIS, seperti politisi konservatif Andrew Rosindell.

“Saya sangat percaya bahwa kita harus segera melakukan serangan udara untuk menahan serangan kelompok ekstremis Islam, pada saat yang sama melakukan bantuan udara kepala para pengungsi yang melarikan diri dari penindasan,” kata Rosindell kepada pers sehari sebelumnya.

Sementara itu jubir perdana menteri mengatakan, “Fokus kita saat ini adalah pada upaya kemanusiaan.”

Pada hari Minggu (10/8) pesawat angkut militer C-130 AU Inggris membatalkan penerjunan bantuan kepada para pengungsi etnis Yazidi di Gunung Sinjar karena “khawatir bantuan yang jatuh akan melukai para pengungsi”.

Pada hari Senin malam (12/8) pesawat-pesawat militer Inggris baru berhasil menerjunkan bantuan kepada para pengungsi. Ini adalah bantuan kedua setelah pada hari Sabtu malam pesawat-pesawat militer Inggris berhasil menerjunkan bantuannya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL