London, LiputanIslam.com–Pasca pernyataan kontroversial PM Inggris Theresa May mengenai kebanggaan atas adanya Deklarasi Balfour, negara itu tetap mengadakan acara peringatan 100 tahun deklarasi itu secara diam-diam dan terbatas.

Menurut laporan dari koran Israel, Haaretz, pada Sabtu (28/10/17), acara itu hanya diikuti oleh beberapa orang Inggris yang tinggal di Israel.

Tempatnya adalah di halaman belakang rumah dubes Inggris untuk Israel, David Quarrey, di Ramat Gan, Tel Aviv.

Tidak ada pejabat senior dari pemerintah Inggris dan Israel yang berpartisipasi dalam acara.

Deklarasi Balfour merupakan pernyataan dukungan Inggris atas pendirian negara Israel yang ditandatangani oleh pangeran Arthur James Balfour.

PM May juga sudah merencanakan perayaan deklarasi ini dengan acara makan malam privat dengan PM Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis nanti di London. Acara ini akan didatangi juga oleh Lords Balfour dan Rothschild.

Pada Rabu lalu, May mengatakan kepada House of Commons bahwa Inggris “bangga akan peran yang dimainkan dalam pendirian [rezim Israel]” dan bahwa dia “pasti akan memperingati 100 tahun [deklarasi] dengan kebanggaan.” (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL