fbi gerebek fifaLondon, LiputanIslam.com — Perdana Menteri Inggris David Cameron mendesak pengunduran diri Sepp Blatter sebagai ketua FIFA. Cameron juga menginginkan dilakukannya reformasi di FIFA dan menyerukan sponsor untuk mempertimbangkan kerjasamanya jika Blatter tidak juga mundur.

Demikian pernyataan Menteri Kebudayaan dan Olahraga John Whittingdaleseperti dilaporkan BBC News, Kamis petang (28/5).

Di sisi lain, pemerintah Inggris juga mewacanakan diselenggarakannya turnamen piala dunia tandingan jika penetapan tuan rumah piala dunia 2018 dan 2022 yang diduga kuat terjadi penyuapan, tidak diselidiki tuntas.

Namun John Whittingdale mengatakan sampai saat ini Inggris dan negara-negara di dunia belum sampai pada tahap ‘memboikot’ piala dunia.

Tujuh pejabat tinggi FIFA telah ditangkap polisi Swiss di kantor pusat FIFA di Zurich, hari Rabu kemarin (27/5), menyusul dilakukannya penyidikan oleh kepolisian federal AS atas dugaan praktik-praktik korupsi dan penyuapan di FIFA. Sejumlah pejabat FIFA di kantor federasi CONCACAF di Miami, Florida-AS, juga telah ditahan polisi.

Polisi Swiss kini tengah melakukan penyelidikan tentang dugaan suap dalam penetapan tuan rumah Piala Dunia 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar.

Sementara itu dalam pembukaan Kongress FIFA di Zurich, hari Kamis, Blatter mengakui banyak pihak menganggapnya bertanggungjawab atas kasus yang terjadi di lembaganya. Karena itulah, katanya, ia akan melakukan langkah-langkah untuk memperbaiki.

Federasi sepakbola Inggris FA dan Uni Eropa UEFA telah menyuarakan tuntutan kepada Blater untuk mundur. Demikian juga sejumlah federasi sepakbola di Amerika Utara dan Amerika Selatan. Namun blater dipercaya masih memiliki dukungan di internasl FIFA untuk mempertahankan kedudukannya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL