bankofenglandLondon, LiputanIslam.com — Inggris menganulir sanksi-sanksi terhadap beberapa entitas bisnis dan pengusaha Iran. Demikian laporan kantor berita Iran Press TV, Minggu (5/10).

Setidaknya 5 entitas bisnis Iran dan seorang pengusaha Iran mendapatkan “berkah” dari pencabutan sanksi tersebut berupa pencairan asset-asset mereka yang dibekukan Inggris.

Pengumuman pencabutan sanksi itu dilakukan setelah Pengadilan Umum Uni Eropa membatalkan sanksi terhadap
5 perusahaan dan seorang pengusaha Iran. Mereka adalah Sorinet Commercial Trust (SCT), Sharif University of Technology, National Iranian Tanker Company (NITC), Moallem Insurance Company (MIC) dan Sina Bank.

Keputusan pengadilan Uni Eropa atas pengusaha Iran, Sorinet Commercial Trust, Sharif University of Technology, dan NITC ditetapkan tanggal 3 Juli lalu. Sedangkan untuk Moallem Insurance Company tanggal 10 Juli, sementara Sina Bank pada tanggal 4 Juni 2014.

Karena tidak adanya banding selama 2 bulan setelah keputusan-keputusan itu ditetapkan, maka dianggap valid.

Pada awal tahun 2012, AS dan Uni Eropa mulai menerapkan sejumlah sanksi terhadap Iran terkait kecurigaan mereka atas program nuklir Iran. Tujuan sanksi tersebut adalah mencegah perusahaan dan negara-negara membeli minyak Iran atau melakukan transaksi dengan perbankan Iran.

Pada tanggal 15 Oktober 2012 Uni Eropa kembali menambahkan sejumlah sanksi lagi terhadap Iran.

Perkembangan dari Inggris ini terjadi Iran dan negara-negara anggota tetap DK PBB plus Jerman tengah melakukan pembicaraan terakhir untuk mengatasi krisis nuklir Iran yang ditargetkan selesai pada tanggal 24 November mendatang.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL